Pages

topbella

Selasa, 12 November 2013

Jaminan Kesehatan Nasional yang Memberi Rasa Aman

Kompas Images/Roderick Adrian MosesWarga mengantre untuk mendapatkan pengobatan gratis yang digelar dalam rangka HUT TNI ke-66.
Kompas.com - Sistem Jaminan Sosial Nasional merupakan salah satu amanat pendiri bangsa Indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun baru pada 1 Januari 2014 mendatang rakyat Indonesia bisa menikmati jaminan kesehatan. Sementara jaminan hari tua dan pensiun selambat-lambatnya 1 Juli 2015.
Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron mengatakan, Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) akan dijalankan secara bertahap dan ditargetkan di tahun 2019 seluruh masyarakat sudah memiliki jaminan sosial.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 150 juta orang di dunia akan jatuh miskin ketika sakit. Jutaan di antaranya di Indonesia. Tak heran jika masyarakat kita cukup akrab dengan istilah "sadikin" atau sakit sedikit langsung miskin jika sakitnya berat.
Menurut data, baru tiga persen rakyat Indonesia memiliki jaminan kesehatan. Padahal idealnya ketika seseorang sakit, mengalami kecelakaan kerja, atau menganggur, ia tidak harus menggunakan uangnya sendiri.
Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Indonesia Hasbullah Thabrany mengatakan, SJSN harus mencakup jaminan kesehatan seumur hidup, tidak diskriminatif dan mencakup seluruh jenis penyakit agar seluruh masyarakat terlindungi.
"Kelak tidak ada orang sakit yang tidak diobat hanya karena ia tidak punya cukup uang. Jangan lupa, biaya pengobatan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Siapa mampu bayar dari kantong sendiri?," kata Hasbullah.
Apalagi menurut Data Riset Kesehatan Dasar Kementrian Kesehatan, jumlah penyakit tidak menular tiap tahun terus meningkat. Padahal penyakit seperti hipertensi, diabetes, atau kanker, menyebabkan biaya tinggi karena pengobatannya seumur hidup.  BPJS akan menjadi tempat seluruh rakyat bergotong royong membayar biaya berobat.
"Kalau biaya berobat yang mahal itu tidak ditanggung, maka kita semua akan terlibat pembunuhan masal. Tidak ada negara berbudaya yang melakukan hal itu," imbuhnya.
Pembiayaan yang ditanggung bersama secara nasional akan membuat biaya kesehatan menjadi murah. Selain itu sistem jaminan kesehatan sudah terbukti efektif menyehatkan penduduk sakit dan meningkatkan produktivitas warganya.

0 komentar:

Posting Komentar

About Me

 
nrayuans's Blog© DiseƱado por: Compartidisimo